Friday, July 07, 2006

Fraksi PKS Padang Pariaman Berbenah

PERS RELEASE
Fraksi PKS Padang Pariaman Berbenah
Partai Keadlilan Sejahtera mulai melakukan langkah-langkah terpadu kembali. Itu semua tidak lepas dari hasratnya untuk membenahi segala aspek kekurangan agar dapat dicarikan formula penyembuhnya. Apalagi, seperti sering ditegaskan, PKS bukan hanya sebuah partai politik biasa. Melainkan sebuah Partai Da`wah. Sehingga, segala apa yang dilakukannya adalah mengharap ridho dari Allah semata. Tanpa ada niatan lain yang keluar dari jalur keimanan.
Untuk itulah, beberapa hari lalu telah dilakukan pertemuan terbuka antara struktur DPD PKS Pariaman dengan pihak terkait. Dalam pertemuan yang juga bertajuk Konferensi Pers tersebut dihadiri oleh Yohanes Wempi, SPt (Ketua DPD PKS Padang Pariaman) dan beberapa anggota fraksi PKS Kabupaten Padang Pariaman. Yaitu Iskandar Bustami, Masnil, dan Yardi. SHi.
Dalam pertemuan itu, Yohanes Wempi selaku Ketua DPD PKS Padang Pariaman mengatakan bahwa acara tersebut sengaja diadakan sebagai langkah awal proses evaluasi dan pemberian masukan terhadap kinerja anggota legislatif (aleg) PKS Padang Pariaman kedepan. Dalam pertemuan tersebut juga diadakan agenda penyerahan amanah MUSDA I DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman.
Agenda penting lainnya adalah adanya penyampaian beberapa pandangan penting oleh Yohanes Wempi SPt. Pandangan-pandangan tersebut adalah pertama aleg PKS diharuskan kembali mempelajari visi, misi, angaran dasar dan angaran rumah tangga, serta strategi Partai Keadilan Sejahtera selaku partai da`wah. Sehingga kedepan setiap aleg memiliki arah dan garapan kerja yang jelas dan akhirnya capaian dari visi serta misi itu bisa terpenuhi. Begitu pula dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai agar tidak dilanggar oleh aleg PKS Kabupaten Padang Pariaman.
Kedua Aleg PKS Kabupaten Padang Pariaman harus membentuk ikatan hati dengan konstituen (kader, simpatisan dan masyarakat). Dengan cara melakukan program turun ke konstituen secara kontinyu dan berkesinambungan. Ketiga Aleg PKS Kabupaten Padang Pariaman harus menunjukkan performance dirinya yang reformis dengan menyikapi semua permasalahan seadil-adilnya dan akan mendahulukan kepentingan masyarakat. Keempat, diharapkan agar seluruh aleg PKS Kabupaten Padang Pariaman dapat meningkatkan kualitas keilmuannya dan wawasan. Sehingga aleg PKS Padang Pariaman menjadi garda penggerak dalam proses aktifitas kedewanan yang memiliki daya tawar tinggi. Kelima, pada kepengurusan DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman periode 2006-2011 sekarang ini akan dilakukan evaluasi kinerja anggota legislatif secara berkesinambungan dan menyeluruh.
Disamping itu, Iskandar Bustami selaku ketua Fraksi PKS Padang Pariaman juga menyampaikan beberapa pandangannya terhadap kinerja dewan pada masa yang akan datang. Ia mengatakan bahwa Fraksi PKS akan memberikan yang terbaik dalam setiap kebijakan dan keputusan yang dambilnya. Disamping itu juga akan melakukan dan melaksanakan pesan-pesan dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh Yohanes Wempi, SPt pada pembicaraan tersebut.
Dalam Pertemuan ini Ketua DPD PKS Padang Pariaman juga memberikan secara simbolis paket tulisan yang berisi salinan amanah MUSDA I DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman kepada Ketua fraksi PKS. Tujuan dari penyerahan amanah MUSDA I ini adalah agar kedepan Fraksi PKS dalam memutuskan kebijakan dapat mengambil pertimbangan dan rujukan serta nilai-nilai yang berasal dari poin-poin amanah MUSDA I tersebut. Sehinga keputusan yang diambil aleg tidak berseberangan dengan keputusan DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman. Sinergisitas semacam inilah yang sangat diharapkan. Sehingga dapat menghindari terjadinya konflik internal atau bahkan politic interest antar aleg dengan DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman.
Disamping itu, Yohanes Wempi, SPt juga memperkenalkan Staft Fraksi PKS yang baru. Dia adalah Riswan Saleh Siregar MSc. Staft fraksi ini diharapkan dapat membatu anggota fraksi dalam menjalankan tugas kedewanan sehinga dengan adanya tambahan energi baru tersebut dapat meringankan tugas. Demikian juga akhirnya amanah kedewanan bisa diselesaikan dengan baik. Wallahu a`lam.

Tertanda,
Yohanes Wempi, SPt.Ketua DPD PKS Padang Pariaman

Gebrakan PKS Padang Pariaman

Gebrakan DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman
Oleh: Yohanes Wempi. Spt.
(Ketua DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman)

Musda I DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman sudah satu minggu berakhir. Beberapa agenda telah dilaksanakan dengan semestinya. Pergantian pucuk pimpinan sebagai salah satu proses yang ada pun tak luput dari perhatian. Tugas selanjutnya adalah bagaimana merealisasikan semua rekomendasi dan hasil keputusan Musda I DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman.
Dari sekian banyaknya capaian yang harus diejawantahkan, nampaknya ada beberapa yang patut menjadi perhatian bersama. Hal ini terkait dengan rekomendasi dan target kedepan. Diantaranya adalah, pertama target DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman pada pemilu 2009 adalah menjadikan diri sebagai partai terbesar nomor 2 di Padang Pariaman dalam hal perolehan suara.
Kedua menjadikan DPC-DPC sebagai rumah penyaluran aspirasi masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat dapat menyampaikan kritik dan saran secara langsung. Tentu saja setiap aspirasi yang masuk tidak akan dibiarkan begitu saja. Melainkan akan disampaikan kepada anggota legislatif berdasarkan daerah pemilihan. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Ketiga setiap pengurus partai diharapkan agar dapat menjadi pelayan publik. Baik kepada kader, simpatisan dan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menujukkan bahwa PKS murupakan partai pelayan, bukan partai elitis.
Keempat menjadikan PKS Kabupaten Padang Pariaman sebagai partai yang mengemban misi reformasi. Cara yang dilakukan adalah dengan menunjukkan performance semua anggota legislatif PKS agar mencerminkan sikap reformis. Kelima menargetkan terlahirnya kader-kader dan simpatisan partai yang loyal dan memahami visi serta misi partai sehinga partai menjadi kokoh dan memiliki tenaga inti yang akan menjadikan Padang Pariaman sebagai kabupaten yang Madani.
Disamping membahas target, pada Musda I DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman juga melahirkan beberapa rekomendasi politik. Diantaranya : Pertama DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman akan melakukan kerjasama dan koalisi secara kritis dan konstruktif kepada setiap stockholder Padang Pariaman yang ada. Misalnya, Pemerintahan Kabupaten, penegak hukum, organisasi-organisasi massa dan kekuatan masyarakat lainya.
Kedua DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman mendesak pemerintah kabupaten agar melakukan keberpihakan kepada masyarakat dalam merealisasikan 9 kawasan strategis kabupaten Padang Pariaman, sehingga 9 kawasan strategis tersebut mampu meningkatkan income perkapita masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera.
Ketiga DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman mengingatkan pemerintah kabupaten agar berhati-hati dalam memindahkan ibu kota kabupaten ke daerah yang baru dan pemerintahan kabupaten dalam pendirian ibu kota kabupaten hendaknya mengacu pada keseimbangan masyarakat Padang Pariaman. Keempat DPD PKS Padang Pariaman mendesak pemeritah kabupaten agar dapat membuat dan menjalankan perda-perda yang mendukung tegaknya nilai-nilai Islam (Syariat Islam) berdasarkan adat basandi syarak, syarak basandi kitabbulah.
Kelima merekomendasikan agar terciptanya pemerintahan kabupaten yang bersih, profesional dan berkualitas untuk memajukan Sumatera Barat.
Untuk merealisasikan dan melakukan capaian-capaian di atas, maka ada beberapa langkah-langkah yang akan dilakukan oleh kepengurusan DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman priode 2006-2010. Diantaranya adalah dengan melengkapai kepengurusan DPD yang dilakukan dengan memasukan orang-orang berpotensi, profesional dan memiliki wawasan pembangunan. Baik dari kalangan kader dan simpatisan partai. Dalam pembentukan kepengurusan partai, ketua DPD PKS Padang Pariaman yang baru akan melakukan fit and proper test. Cara yang dilakukan adalah dengan mengundang calon pengurus untuk diajak berdiskusi dan wawancara. Sehingga kepahamannya terhadap kerja kepartaian dapat diketahui dan juga agar dapat diketahui visi misi mereka dalam pencapaian target-target yang telah ditetapkan. Bagi calon yang lulus fit and proper test maka akan ditempatkan di dalam bidang yang sesuai dengan kemampuan mereka. Misalnya bidang kepemudaan, bidang pembinaan kader, bidang kewanitaan, bidang pengembangan zona dakwah, bidang ekonomi teknologi dan sosial budaya, serta bidang pemenangan pemilu dan penelitian pengembangan.
Setelah kepengurusan selesai maka langkah kedua yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan tampung aspirasi kesejahteran. Caranya adalah dengan mendatangi masyarakat secara langsung. Pengurus yang terbentuk melakuan kunjungan ke kader dan simptisan serta masyarakat melalui pemberdayaan potensi DPC-DPC yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. Dari hasil tampung aspirasi sejahtera tersebut, data dan fakta akan diolah dan dituangkan dalam bentuk program kerja yang akan dilaksanakan selama periode kepengurusan.
Program kerja tersebut akan dibahas dan ditetapkan dalam musyawarah kerja daerah (Mukerda). Dalam musyawarah kerja tersebut dituangkan semua perencanaan kerja tiga tahun kedepan beradasarkan prioritas-proritas. Setelah pengurusan terbentuk dan program dilahirkan maka pengurus DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman mulai merealisasikan program tersebut.
Tentu saja, bergeraknya aktifitas pengurus DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman tergantung kepada sejauhmana pengurus memberikan kontribusi kerja dari pemikiran dan kemampuan ilmu yang dimiliki. Oleh karena itu, diharapkan agar setiap pengurus dapat menyempurnakan serta meningkatkan kemampuan skil dan ilmunya agar menjadi produktif dan menghasilkan prestasi-prestasi partai dalam periode kepengurusan. Dan untuk mengawalinya, maka akan dilakukan Up Grading dan pembekalan. Sehingga setelah pembekalan ini diharapkan terciptanya prestasi-prestasi partai dakwah yang mampu meningkatkan keadilan dan kesejahteraan pada masyarakat. Setelah itu, untuk meningkatkan pemahaman terhadap visi misi PKS, akan diadakan Training Orientasi Partai kepada setiap pengurus dari tingkat ranting sampai cabang. Begitu juga dengan kader, simpatisan dan masyarakat.
Di sisi lain, untuk memperbaiki kinerja aleg (angota legislatif) dalam pendekatan kepada konstituen, anggota legislatif dari PKS akan melakukan program terkendali aleg. Program terkendali ini dilakukan dengan pembuatan program rutin yang aplikatif kepada konstituen masing-masing. Aleg PKS diharapkan dapat memberikan jadwal kapan dia akan melakukan kujungan ke daerah pemilihannya. Pada jadwal tersebut aleg diharapkan dapat memprogramkan apa yang akan diberikan kepada konstituen dalam setiap kunjungan baik secara formal maupun informal. Selain itu juga dihjarapkan agar aleg PKS dapat menyuarakn aspirasi untuk kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya.
Program-program aleg tersebut pada dasarnya masih akan diiringi dengan yang lainnya.. Yang jelas, apa yang dibuat aleg nantinya akan dievaluasi dan diberi penilaian. Bagi aleg yang memiliki kedekatan dengan konstituen cukup baik atau menjalankan program rutin konstituen ini degan baik maka akan diberi penghargaan (reward). Sementara, bagi anggota legislatif yang tidak memiliki kedekatan atau tidak menjalankan program rutin konstituen ini degan baik, maka akan diberi teguran yang keras atau sangsi partai (punishment). Program terkendali aleg yang akan diterapkan ini bertujuan agar aleg PKS benar-benar menjadi milik masyarakat. Selain juga agar nantinya dapat menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi dan menyampaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat
Dengan langkah-langkah yang sistimatis di atas dan gebrakan menjalin hati dengan konstituen tersebut kita berharap DPD PKS Kabupaten Padang Pariaman bisa menjadi partai yang menjadi pilar referensi bagi partai-partai lainya. Sehingga akhirnya, ketika telah diayomi dan diperhatikan oleh aleg (angota Legislatif) serta telah memiliki kedekatan hati, maka setidaknya masyarakat dapat menentukan secara jernih partai mana yang benar-benar berjuang untuk masyarakat. Harapannya, rakyat tidak salah pilih dan dapat menjatuhkan pilihannya kepada Partai Keadilan Sejahtera.
Wallahu A`lam Bishawab

(Tulisan ini telah dipublikasikan di HARIAN PADANG EKSPRES, BULAN JULI 2006)

Sunday, July 02, 2006

Selamat Datang Di Partai Da`wah